Nutanix .NEXT 2026: Mengubah Kompleksitas Cloud Menjadi Lebih Sederhana dengan Observabilitas Berbasis AI

Dunia teknologi saat ini berkembang sangat cepat. Perusahaan semakin banyak menggunakan cloud, aplikasi modern, Kubernetes, hingga Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung bisnis mereka. Namun di balik semua kemajuan tersebut, muncul tantangan besar: infrastruktur IT menjadi semakin rumit untuk dikelola.

Banyak organisasi kini harus menangani berbagai aplikasi, data, server, dan layanan cloud yang tersebar di banyak tempat. Akibatnya, tim IT sering kesulitan melihat kondisi sistem secara menyeluruh, sulit menemukan akar masalah, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan perbaikan.

Melihat tantangan tersebut, acara tahunan Nutanix .NEXT 2026 hadir membawa solusi baru untuk membantu perusahaan menghadapi kompleksitas dunia digital modern.

Apa Itu Nutanix .NEXT 2026?

Nutanix mengadakan acara .NEXT 2026 pada tanggal 7–9 April di Chicago, Amerika Serikat. Acara ini mempertemukan para pemimpin IT, engineer, developer, dan praktisi teknologi yang memiliki tantangan serupa dalam mengelola lingkungan hybrid cloud dan AI.

Tema utama dari acara ini adalah bagaimana perusahaan dapat menyederhanakan pengelolaan cloud menggunakan observabilitas berbasis AI.

Observabilitas sendiri adalah kemampuan untuk memantau dan memahami kondisi seluruh sistem IT secara real-time. Dengan observabilitas yang baik, perusahaan dapat mengetahui masalah sebelum berdampak besar pada pengguna.

Dalam acara ini, Dynatrace menjadi salah satu partner utama Nutanix untuk menghadirkan solusi observabilitas modern berbasis AI.

Mengapa Infrastruktur IT Semakin Rumit?

Saat ini perusahaan tidak lagi hanya menggunakan satu server atau satu data center. Banyak organisasi memakai kombinasi:

  • Cloud publik

  • Server on-premise

  • Edge computing

  • Kubernetes

  • AI workloads

  • Multi-cloud environment

Semua teknologi tersebut memang memberikan fleksibilitas, tetapi juga menciptakan “tool sprawl” atau terlalu banyak alat monitoring yang terpisah-pisah.

Akibatnya:

  • Data monitoring menjadi tidak terhubung

  • Tim sulit menemukan akar masalah

  • Troubleshooting menjadi lambat

  • Biaya operasional meningkat

  • Risiko downtime semakin besar

Inilah alasan mengapa observabilitas modern menjadi sangat penting.

Kolaborasi Dynatrace dan Nutanix

Kerja sama antara Dynatrace dan Nutanix bertujuan untuk membantu perusahaan mendapatkan visibilitas penuh terhadap seluruh sistem IT mereka.

Nutanix menyediakan platform hybrid multicloud yang mampu menjalankan aplikasi dan data di mana saja. Sementara Dynatrace menghadirkan observabilitas berbasis AI yang mampu memantau seluruh infrastruktur secara otomatis.

Gabungan keduanya membantu perusahaan:

  • Mengurangi kompleksitas cloud

  • Mempercepat inovasi

  • Meningkatkan performa aplikasi

  • Mengoptimalkan penggunaan resource

  • Mengurangi downtime

Dengan teknologi AI dari Dynatrace, sistem dapat secara otomatis:

  • Mendeteksi masalah

  • Menganalisis akar penyebab

  • Memberikan rekomendasi perbaikan

  • Menjalankan otomatisasi remediation

AI Menjadi Fokus Utama

Salah satu fokus terbesar di Nutanix .NEXT 2026 adalah penggunaan AI dalam operasional perusahaan.

Saat ini banyak organisasi mulai menggunakan:

  • AI agent

  • Large Language Model (LLM)

  • Generative AI

  • AI automation

Namun tantangan terbesar bukan hanya membangun AI, melainkan memastikan AI dapat berjalan dengan aman, transparan, dan dapat dipercaya.

Menurut laporan Dynatrace tentang Agentic AI, banyak perusahaan masih mengalami masalah karena kurangnya observabilitas terhadap workload AI mereka.

Tanpa monitoring yang baik, perusahaan sulit mengetahui:

  • Apakah AI bekerja dengan benar

  • Apakah performa AI optimal

  • Apakah ada kesalahan pada model

  • Bagaimana penggunaan resource AI

Di sinilah observabilitas AI menjadi sangat penting.

Observabilitas untuk AI dan Kubernetes

Dalam acara tersebut, Dynatrace memperkenalkan berbagai integrasi penting untuk mendukung lingkungan modern seperti:

  • Nutanix AI

  • Nutanix Kubernetes Platform (NKP)

  • Nutanix AHV

  • Nutanix Clusters

Teknologi ini memungkinkan perusahaan memonitor:

  • Infrastruktur Kubernetes

  • Virtual machine

  • AI workloads

  • Aplikasi cloud-native

  • Pengalaman pengguna

Semua dapat dipantau dalam satu platform terpadu.

Keunggulan Observabilitas Berbasis AI

Dengan observabilitas berbasis AI, perusahaan mendapatkan banyak manfaat, seperti:

1. Deteksi masalah lebih cepat

AI dapat mendeteksi anomali sebelum pengguna merasakan gangguan.

2. Root cause analysis otomatis

Sistem otomatis mencari sumber utama masalah tanpa perlu investigasi manual yang panjang.

3. Operasional lebih proaktif

Tim IT tidak lagi hanya menunggu masalah terjadi, tetapi bisa mencegah gangguan sejak awal.

4. Optimasi biaya cloud

Perusahaan dapat mengetahui resource mana yang boros dan melakukan efisiensi.

5. Monitoring end-to-end

Semua sistem dapat dipantau dari infrastruktur hingga pengalaman pengguna akhir.

Mengurangi Tool Sprawl

Salah satu masalah besar perusahaan modern adalah terlalu banyak tools monitoring.

Setiap tim biasanya memakai alat berbeda untuk:

  • Monitoring server

  • Monitoring aplikasi

  • Monitoring log

  • Monitoring cloud

  • Monitoring keamanan

Akibatnya data menjadi terpisah dan sulit dianalisis bersama.

Dynatrace mencoba menyelesaikan masalah ini dengan menghadirkan platform observabilitas terpadu sehingga perusahaan tidak perlu menggunakan terlalu banyak tools berbeda.

Masa Depan Operasional IT

Kolaborasi Nutanix dan Dynatrace menunjukkan arah masa depan dunia IT, yaitu:

  • Operasional berbasis AI

  • Otomatisasi troubleshooting

  • Observabilitas terpadu

  • Hybrid multicloud yang lebih sederhana

  • Infrastruktur yang lebih cerdas

Perusahaan kini tidak hanya membutuhkan sistem yang cepat, tetapi juga sistem yang mampu memahami dirinya sendiri dan memberikan insight otomatis.

Kesimpulan

Nutanix .NEXT 2026 menunjukkan bagaimana dunia IT sedang bergerak menuju era observabilitas berbasis AI.

Dengan semakin kompleksnya lingkungan cloud dan AI, perusahaan membutuhkan solusi yang mampu memberikan visibilitas menyeluruh, otomatisasi, dan analisis cerdas.

Kolaborasi antara Nutanix dan Dynatrace membantu organisasi menyederhanakan pengelolaan cloud, meningkatkan performa sistem, dan mempercepat transformasi digital.

Di masa depan, observabilitas bukan lagi sekadar alat monitoring, tetapi akan menjadi fondasi utama untuk menjalankan operasional IT modern yang lebih pintar, otomatis, dan efisien.

dynatrace Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi dynatrace.
Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.